Maritec | Marine Fuel Laboratory & Technical Advisory

Maritec

Maritec Laboratories PTE Ltd. was incorporated in 1999 as a marine fuel testing laboratory, providing accurate fuel analysis results and technical advisory services to a portfolio of shipping companies, both locally and internationally.

In May 2001, the company was acquired by a group of marine fuel specialists, significantly strengthening its technical capabilities and industry expertise. With enhanced domain knowledge from its management team, Maritec has evolved into a provider of technically superior marine fuel services, delivered at highly competitive rates.

Maritec offers:

  • Independent and reliable marine fuel analysis
  • Data-driven technical recommendations
  • High-quality services supported by deep marine fuel expertise

Maritec is committed to supporting ship operators and fleet owners in technical decision-making, improving engine reliability, and ensuring compliance with marine industry standards and regulations.

Maritec

Maritec Laboratories PTE Ltd. merupakan perusahaan laboratorium analisis bahan bakar laut (marine fuel laboratory) yang didirikan pada tahun 1999, dengan fokus menyediakan hasil analisis bahan bakar yang akurat serta nasihat teknis bagi perusahaan pelayaran, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Pada bulan Mei 2001, Maritec diakuisisi oleh kelompok spesialis bahan bakar laut, yang semakin memperkuat kapabilitas teknis dan keahlian industri perusahaan. Sejak saat itu, Maritec berkembang menjadi penyedia layanan analisis bahan bakar laut yang unggul secara teknis, didukung oleh tim manajemen dengan pengalaman mendalam di sektor maritim dan energi.

Dengan peningkatan kompetensi dan pengetahuan domain, Maritec mampu memberikan:

  • Analisis bahan bakar laut yang andal dan independen
  • Rekomendasi teknis berbasis data
  • Layanan berkualitas tinggi dengan biaya yang kompetitif

Maritec berkomitmen membantu operator kapal dan pemilik armada dalam pengambilan keputusan teknis, peningkatan keandalan operasional mesin, serta kepatuhan terhadap standar dan regulasi industri maritim.